Artikel

CARA PASANG KERAN SINK DENGAN MUDAH DAN TEPAT

19 Juni 2024

Sebagai penghuni rumah, semestinya perlu mengetahui cara memasang atau memperbaiki perlengkapan rumah tangga yang dimiliki. Setidaknya pada sanitary yang digunakan. Mengapa demikian? Hal ini untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kerusakan dan ahli bangunan tidak tersedia.

Salah satu sanitary yang rawan mengalami kerusakan adalah keran air. Ya, ini tak heran terjadi karena keran air menjadi perlengkapan rumah tangga yang paling sering digunakan. Mulai dari mencuci tangan, alat makan, bahkan untuk mencuci muka, dan sejenisnya.

Akan tetapi, tidak semua penghuni rumah tahu cara memasang dan merawatnya. Namun, jangan khawatir, GB memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan agar keran air Anda awet dan tetap berfungsi maksimal. Simak selengkapnya di sini!

Lantas, bagaimana dengan pemasangannya? Sama seperti perawatannya, pemasangan keran air bukanlah hal yang sulit, asalkan dilakukan dengan teliti dan cermat. Anda juga akan mendapatkan manual book atau buku petunjuk pemasangan pada kemasan keran air tersebut. Jika Anda mau membaca dan mencoba menerapkannya, sangat mudah.

Untuk mempermudah Anda, GB telah merangkum langkah-langkah memasang keran sink dengan mudah dan tepat. Selamat mencoba, ya!

  1. Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum memasang keran sink adalah mematikan aliran air terlebih dahulu. Cek pipa air dan putar searah jarum jam. Pastikan tidak air yang menetes sehingga keran air bisa dipasang
  2. Pada keran sink, buka kunci pada bagian bawah keran beserta karet seal yang terpasang
  3. Letakkan keran pada lubang sink yang tersedia dan pasang karet seal, lalu kunci kembali pada bagian bawah
  4. Kemudian, pasang selang flexible pada keran sesuai kode warna. Warna biru untuk air dingin dan merah untuk air panas (Langkah ini dilakukan jika keran yang digunakan adalah keran mixer atau bisa digunakan untuk panas dingin)
  5. Selanjutnya, pasang ujung selang flexible satunya pada stop keran
  6. Setelah terpasang semua, nyalakan kembali pipa air. Pada tahap ini Anda bisa menguji seberapa kencang dan derasnya air. Cek pula apakah terjadi kebocoran atau tidak. Jika aliran air tidak kencang, coba cek saluran airnya atau ulangi pemasangan dari awal.

Jangan lupa, pilihlah keran air yang berkualitas, seperti terbuat dari kuningan atau stainless steel agar tidak mudah berkarat dan korosi. Selain itu, karena keran air cukup sering digunakan, bersihkan permukaan keran air bila muncul kerak air atau noda membandel secara berkala.

Perhatikan pula kondisi button keran air. Jika button keran kendur, kencangkan kembali. Sebab, hal ini bisa mempengaruhi aliran air yang keluar. Periksa saringan air untuk mengetahui apakah terdapat sumbatan atau tidak.

 

 

 

Penulis : Nathasya Elvira


Kembali ke Daftar Artikel