Artikel

TIPS MERAWAT URINOIR DENGAN MUDAH DAN TEPAT

15 April 2024

Urinoir merupakan sanitasi yang digunakan oleh pria. Perlengkapan kamar mandi ini sering ditemui pada kamar mandi di publik area. Mulai dari sekolah, rest area, perkantoran, mal, hingga restoran.

Pada umumnya, cara kerja urinoir sama seperti kloset. Hanya saja, bentuk dan tempat peletakannya saja yang berbeda. Cara kerja buang air kecil antara pria dan wanita juga berbeda. Jika pria buang air kecil di kloset, bisa saja air urine-nya terciprat ke seat cover sehingga berpotensi terkontaminasi dan meningkatkan risiko penyebaran kuman maupun infeksi. Belum lagi, jika kamar mandi tidak terdapat jet washer untuk membersihkannya.

Karena lebih sering digunakan pada fasilitas umum, urinoir yang digunakan harus tepat, aman, dan nyaman. Perawatan yang dilakukan juga harus tepat agar bisa digunakan dalam jangka waktu panjang.


Urinoir GB Sanitaryware. (Dok/GB Sanitaryware)

Membersihkan urinoir biasanya dimulai dari body atau badan urinal bagian dalam. Kenapa? Karena bagian ini paling sering terkena cipratan air urine. Body dalam urinoir harus dibersihkan dengan sabun cair untuk agar terbebas dari bakteri. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih khusus keramik untuk membantu menghilangkan noda-noda membandel yang menempel.

Kemudian, saringan urinoir juga perlu dibersihkan secara berkala. Sebab, tak jarang terdapat rambut-rambut atau kotoran yang tertinggal dan menyebabkan aliran air tersumbat.

Fungsi flushing pada urinoir juga penting diperhatikan. Jika tidak berfungsi, maka urinoir tidak akan bekerja maksimal pula, justru akan menimbulkan bau bila tidak disiram. Bila tuas atau button flush-nya kotor, bersihkan dengan cairan pembersih khusus stainless steel atau krom agar kembali mengkilap. Pipa urinoir juga dicek secara berkala apakah terdapat sumbatan, seperti rambut, lumut, atau kotoran lainnya.

Saat ini juga tersedia urinoir wastafel yang menggunakan keran sensor. Anda perlu mengecek fungsi baterai atau kelistrikannya apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Hal ini juga akan mempengaruhi fungsi urinoir secara keseluruhan.


Urinoir Wastafel GBUWA37A-RE. (Dok/GB Sanitaryware)

Meskipun dibersihkan secara berkala, hal penting yang harus selalu dilakukan adalah mengeringkan urinoir setelah digunakan. Ya, sebaiknya urinoir ditinggalkan dalam kondisi kering agar tidak berbau dan meninggalkan noda.

Itulah beberapa informasi seputar perawatan urinoir agar bersih, wangi, dan tahan lama. Semoga  bermanfaat dan jaga selalu kebersihan urinoir Anda!

 

 

 

Penulis : Nathasya Elvira


Kembali ke Daftar Artikel