Artikel

Buat Pipa Pembuangan Wastafel Lebih Lancar

21 April 2020

Kesegaran air yang mengalir dari tempat tertinggi ke tempat terendah merupakan fenomena alam yang pasti. Tak heran, air yang keluar dari keran di atas wastafel harus jatuh ke pipa pembuangannya supaya bisa mengalir sampai selokan. Cuma banyak sekali kejadian tak terduga yang kadang membuat aliran air tersebut tidak lancar alias mengendap lama pada wadah.

Wastafel yang ada di kamar mandi memang berpotensi kotor karena pasti digunakan dalam aktivitas keseharian. Sisa-sisa makanan, odol, bulu, atau kotoran lain lama-kelamaan akan menempel dan menumpuk pada dinding pipa pembuangan wastafel. Kalau sudah begitu saluran akan tersumbat.

Jika air yang jatuh ke permukaan wastafel tidak turun ke saluran pembuangan, air bisa meluap. Kondisi demikian akan merepotkan kita. Apalagi kalau wadah wastafel tak mampu lagi menampung air yang keluar dari keran. Bisa jadi lantai di rumah akan banjir.

Supaya tidak salah langkah atau justru memperburuk situasi, mari kita bahas cara mengatasi pipa pembuangan yang mampat tanpa perlu memanggil tukang. Ingat, kita tak perlu membongkar wastafel. Kalau itu dilakukan tentu  membutuhkan waktu dan membuang biaya yang cukup besar. Ada cara lain untuk membuat pipa pembuangan wastafel lebih lancar, seperti:

  1. Temukan sumber masalahnya
    Buka tutup pipa pembuangan paling bawah. Pastikan sebelum membuka tutupnya, letakkan ember di bawah pipa karena secara otomatis air akan keluar dari kondisi pipa yang terbuka. Jika penyebabnya ada di ujung pipa tersebut, maka semua kotoran yang tersumbat akan keluar. Namun jika tidak, lanjut ke langkah berikutnya.
  2. Pakai drain snake (kawat anti mampat)
    Sesuai namanya, kawat ini berbentuk seperti ular. Masukkan kawat ke dalam pipa sampai mentok. Ukuran kawat bisa menjangkau panjang pipa 1 m.
    Setelah itu, goyangkan kawat. Jika sudah digoyang, maka kawat bisa ditarik perlahan dan kotoran yang menempel pada dinding pipa akan ikut keluar. Kotoran tersebut biasanya seperti lumpur yang mengendap.
  3. Cuci pipa semampu kita
    Setelah pipa pembuangan dibersihkan dari kotoran dan dicuci, tutup kembali pipa pembuangan secara rapat agar tidak ada air yang merembes keluar. Pastikan instalasi pipa kembali ke awal. Terakhir, lakukan tes apakah air sudah mengalir lancar dan pipa sudah tertutup rapat dengan benar.

Jangan takut kotor untuk melakukan hal-hal di atas. Gunakan sarung tangan karet dan masker penutup hidung serta mulut saat kita harus periksa pipa pembuangan yang tersumbat. Hal terpenting yaitu kondisi pipa pembuangan akan lebih awet karena tidak terkena cairan berbahan kimia karena dikerjakan secara mandiri.

Jika butuh produk wastafel yang tahan lama dan bergaransi? 

Gunakan wastafel Germany Brilliant yang mudah dipasang dan dibersihkan oleh siapapun dan kapanpun. Produk tersedia dalam bentuk wadah, keran air, afur, dan kabinet wastafel yang lengkap.

 

 

Penulis : AH


Kembali ke Daftar Artikel