Artikel

SARAN HIMPUNAN DESAINER INTERIOR INDONESIA UNTUK MENCIPTAKAN RUMAH YANG NYAMAN

05 Mei 2024

Selain bangunan layak, memiliki rumah yang nyaman adalah dambaan setiap orang. Bukan hanya sebagai tempat tinggal ataupun beristirahat, rumah juga termasuk bagian penting untuk meningkatkan kualitas hidup.

Untuk menciptakan rumah yang nyaman, sebenarnya bisa dilakukan tanpa menggunakan desain interior atau arsitek. Perkembangan teknologi saat ini memudahkan kita untuk mengakses dan memberikan informasi, serta edukasi yang dibutuhkan.

Namun, menciptakan rumah yang nyaman tidak hanya sekedar memadu-padankan sesuai gaya dan keinginan kita. Menurut Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Rohadi Sumardi, ada satu hal penting yang tidak bisa diterapkan dari desain yang diciptakan melalui teknologi, yaitu rasa.

“Ada perbedaan antara dekorator interior dan desainer interior. Dekorator interior hanya memadu-padankan dan mengaplikasikanya. Namun, bukan hanya fisik dan detailnya saja, ada satu hal yang tidak dimiliki komputer (teknologi), yaitu rasa yang tidak bisa dibohongi. Tampilannya bisa bagus, tapi apakah desain itu sesuai dengan nuansa atau rasa yang diinginkan?,” jelas Rohadi.

Rohadi menambahkan, edukasi tentang desainer interior memang tidak mudah karena pada awalnya dikenal sebagai dekorator interior. Yang perlu digarisbawahi adalah adanya perbedaan antara desainer interior dan dekorator interior.

Dekorator interior hanya memadu-padankan setiap elemen, ditambah lagi pengetahuan masyarakat dan dukungan perkembangan teknologi dan industri tersebut menyebabkan adanya pergeseran makna desainer interior. Untuk itulah, untuk menciptakan rumah yang nyaman, kita tetap memerlukan wawasan dan sudut pandang dari desainer interior.

Untuk menciptakan rumah yang nyaman, Rohadi menegaskan bahwa kita perlu terlebih dahulu mengetahui rutinitas atau kebiasaan anggota keluarga. Misalnya, tempat meletakkan sepatu, hal yang dilakukan setelah masuk rumah, atau aktivitas lain yang harus dilakukan di dalam rumah.

“Dahulu orang melihatnya bahwa rumah yang baik itu adalah rumah yang nyaman. Nyamannya seperti apa? Ya sederhananya, begitu kita masuk suasananya nikmat, sejuk, kita bisa tahu letakkan sepatu di mana, cuci tangan di mana, dan hal yang harus dilakukan lainnya. Jangan sampai, setelah kita masuk rumah, kita makin pusing, kita bingung apa yang harus dilakukan, kita bingung menjangkaunya bagaimana,” imbuh Rohadi.

Hal penting yang harus diperhatikan untuk mencapai rumah yang nyaman adalah memiliki pencahayaan dan ventilasi yang baik. Udara di dalam harus harus selalu berganti. Dengan adanya beberapa jendela pada area ruang tamu, dapur, dan ruangan lainnya, maka sirkulasi udara akan keluar masuk dengan baik sehingga rumah tidak lembab dan berbau.

Membuat taman kecil di halaman rumah bisa menambah aksen hijau dan lingkungan yang asri. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menggunakan tanaman hias di dalam rumah. Rasa sejuk dan tenang akan menambah kenyamanan anggota keluarga. Namun, pastikan Anda merawatnya dengan baik, ya.

 

 

 

Penulis : Nathasya Elvira


Kembali ke Daftar Artikel