MANDI DENGAN SHOWER, APA SAJA SISI POSITIFNYA

23 Juni 2020

Mandi adalah salah satu cara untuk membersihkan diri agar tubuh tetap bersih dan wangi. Selain menjaga kesehatan tubuh, mandi juga melindungi kita dari infeksi, virus, bakteri dan penyakit. Tak lupa, kebersihan diri juga penting untuk kepercayaan diri dan kesejahteraan emosional.

Di masa kini orang-orang cenderung suka membersihkan diri di bawah guyuran shower atau berendam di bathub. Ada pula yang masih menggunakan cara tradisional dengan menggunakan gayung untuk mengguyur badan. Apapun caranya, yang terpenting adalah tubuh bebas dari kotoran dan bau.

Di antara ketiga cara tersebut, mandi menggunakan shower lebih direkomendasikan. Apa saja yang membuat kegiatan membersihkan badan di bawah guyuran shower terasa lebih baik dan sangat dianjurkan, berikut penjelasannya.

LEBIH HEMAT AIR

Meski relatif dan tergantung pemakaian, mandi di bawah shower lebih baik ketimbang berendam di bathub atau menggunakan gayung. Pancuran air dari shower mampu memompa 9,5 liter air per menit. Jadi dalam waktu sekitar 10 menit saja hanya akan membuang air sekitar 95 liter.

Sebagai perbandingan, bathub standar mampu menampung air hingga 190 liter untuk satu kali berendam. Jika menggunakan gayung, sebuah bak mandi berukuran standar bisa menampung air sekitar 270-350 liter.

LEBIH CEPAT

Mandi dengan shower pastinya lebih hemat air, energi dan waktu dimana hanya menghabiskan waktu 8-10 menit. Daripada sibuk mengisi air bak yang menghabiskan banyak waktu, lalu berendam atau sibuk dengan gayung, lebih baik jika langsung saja menyalakan tombol keran air dan berdiri di bawah pancuran menyambut segarnya rintik air yang membasahi tubuh.

LEBIH EFISIEN

Salah satu kelebihan mandi dengan shower adalah membuang kotoran yang hanyut dan langsung menuju drainase. Mandi di bathub membuat kotoran bercampur dengan air rendaman tubuh. Sementara mandi dengan gayung rentan membuang cipratan dan air sisa sabun masuk ke dalam bak.

Mandi di bawah pancuran shower selain lebih efisien dalam membersihkan badan juga dapat mengembalikan energi dan terasa lebih menyegarkan.

LEBIH AMAN

Sejatinya mandi dengan cara apapun memiliki faktor risiko cederanya masing-masing meski terbilang minim dan dapat dicegah. Saat mandi dengan shower, risiko yang umumnya terjadi adalah terpeleset dan jatuh.

Sebagai perbandingan, mandi dengan bathub berisiko ketiduran, pingsan atau tenggelam sehingga tidak dianjurkan untuk anak dan lansia. Risiko jika menggunakan gayung dan bak mandi adalah harus rajin menguras dan membersihkan endapan lumut yang menempel di bak. Risiko lainnya adalah penyakit demam berdarah karena bak yang jarang dikuras akan menjadi sarang bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak.

LEBIH SEHAT

Shower dengan pancuran air dingin bisa memberikan kesegaran, mengembalikan energi, meningkatkan mood, menstimulasi penurunan berat badan, mempercepat pemulihan otot dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Sementara shower dengan pancuran air hangat dapat memberikan rileksasi dengan efek pijitan sehingga meringankan pegal linu, keram, sakit otot dan membantu meringankan kecemasan. Bila sedang mengalami flu, uap yang terkumpul dari air panas yang terbuang selama mandi juga dapat berfungsi sebagai dekongestan alami.

Itulah sisi positif yang bisa didapatkan dengan mandi dan membersihkan diri menggunakan shower. Meski ini adalah selera pribadi, tak ada salahnya memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing dari cara mandi tersebut.

Jika Anda termasuk orang yang berubah pikiran setelah membaca tulisan ini dan memilih untuk mandi di bawah pancuran shower, silakan hubungi customer care kami di WhatsApp yang siap membantu Anda untuk berkonsultasi dan memilih produk shower terbaik dari Germany Brilliant.

Salam Sehat.

 

 

 

Penulis: DN


Kembali ke Daftar Artikel