
Jet washer dan kloset adalah dua perlengkapan kamar mandi modern yang saat ini digunakan di berbagai jenis bangunan, seperti kamar mandi rumah, apartemen, pusat perbelanjaan, kantor, sekolah, dan publik area lainnya. Jet washer biasanya dipasang bersebelahan dengan kloset. Semprotan kloset dengan tekanan air yang bisa disesuaikan ini memang nyaman digunakan untuk membilas bagian intim dan sela-sela kloset yang sulit dijangkau.
‘Shower kloset’ satu ini sangat membantu dan mempermudah aktivitas mandi masyarakat Indonesia yang cenderung lebih menyukai membersihkan diri menggunakan air. Rasanya kurang afdol jika selesai buang air tidak dibilas dengan air.
Namun, sama seperti shower untuk mandi, jet washer ini sering mengalami beberapa kendala jika tidak dirawat dengan baik. Ya, wajar saja, penggunaan jet washer pada kamar mandi cukup sering, apalagi jika anggota keluarga berjumlah banyak. Klik link berikut ini untuk mengetahui beberapa kendala yang umum terjadi pada jet washer!
Meski demikian, Anda tak perlu ragu dan khawatir untuk beralih menggunakan jet washer pada kamar mandi. Sebab, ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Apa saja?
1. Jika air menetes
Masalah yang paling umum terjadi pada jet washer adalah air menetes. Meskipun bagian handle sudah ditutup, tak menutup kemungkinan air akan tetap menetes dari lubang-lubang air jet washer. Kebocoran juga bisa terjadi pada selang flexible yang disambungkan ke stop keran.
Bila kebocoran terjadi pada kepala jet washer, sebaiknya ganti dengan yang baru agar kembali berfungsi maksimal. Jika terjadi kebocoran pada selang flexible, matikan stop keran dan lepas selang flexible tersebut. Kemudian, pasang kembali dan pastikan terpasang dengan rapat sehingga tidak ada celah kebocoran.
2. Jika tekanan air terlalu kencang
Kebocoran selang flexible juga bisa disebabkan karena tekanan air terlalu kencang. Untuk mengatasinya, Anda perlu menyesuaikan kembali tekanan air jet washer sesuai kemampuannya melalui stop keran. Pilihlah jet washer yang berkualitas dan bisa mengalirkan tekanan air tinggi.
Jet washer GBSN10-BM GB Sanitaryware. (Dok/GB Sanitaryware)
3. Tekanan air pelan
Sama seperti shower, jet washer juga bisa mengalami tekanan air pelan atau melemah. Biasanya masalah ini terjadi karena adanya sumbatan kotoran pada saringan air. Penyebab munculnya kotoran itu beragam, seperti air mengandung banyak mineral dan terdapat pasir-pasir kecil yang menumpuk. Untuk mengatasinya, buka lubang tempat air keluar menggunakan kunci inggris. Kemudian, bersihkan saringan airnya dan karet di dalamnya. Kemungkinan terdapat endapan atau sisa-sisa kotoran yang ikut tersaring.
Jet washer GBSN9-CR GB Sanitaryware. (Dok/GB Sanitaryware)
4. Jika kepala jet washer berkerak
Masalah ini umumnya terjadi pada jet washer berbahan dasar atau dilapisi stainless steel. Hal ini wajar karena jet washer kerap bersentuhan dengan air dan tidak langsung dibersihkan. Untuk itu, gunakan jet washer dengan material terbaik, seperti stainless steel SUS 304 atau kuningan seperti jet washer GB Sanitaryware. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih krom untuk membersihkan kerak air yang menempel pada permukaan jet washer.
Semoga informasinya berguna, ya!
Penulis : Nathasya Elvira