
germanybrilliant.com - Wastefel Tersumbat, Gimana Cara Mengatasinya? | Salah satu perlengkapan rumah tangga yang hampir digunakan pada setiap bangunan tempat tinggal adalah wastafel. Bentuknya bervariasi, seperti persegi, persegi panjang, bulat, oval, hingga trapesium. Beragam bentuk wastafel memudahkan Anda untuk memilih sesuai selera dan konsep bangunan tersebut.
Bak cuci multifungsi ini bisa diletakkan di dalam maupun luar kamar mandi. Ya, biasa disebut bak cuci multifungsi karena kegunaannya cukup beragam, sesuai kondisi banguna tersebut. Mulai dari menggosok gigi, mencuci tangan dan muka, bahkan jika bangunan tidak terlalu luas juga kerap digunakan sebagai tempat cuci piring. Itulah alasan wastafel menjadi komponen penting pada sebuah bangunan.
Karena digunakan untuk berbagai aktivitas dengan durasi yang cukup sering, tak heran jika wastafel mengalami berbagai kendala seperti berikut ini!
Salah satu yang paling sering adalah tersumbat. Wastafel tersumbat biasanya ditandai dengan terjadi genangan air pada permukaan bak cuci ini. Sisa makanan, sabun cuci muka, odol, rambut, hingga potongan kemasan yang tidak sengaja ikut terbuang melalui lubang wastafel dapat menjadi penyebab utama saluran air dan pembuangan menjadi tersumbat. Bahkan, benda asing dan sisa makanan ini bisa membentuk gumpalan sehingga menimbulkan aroma tidak sedap.

Ilustrasi wastafel mampet. (Dok/GB Sanitaryware)
Jika hal ini terjadi, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan permukaan bak cuci ini terlebih dahulu. Setelah membersihkan baknya, Anda perlu mengecek bagian saringannya. Kemungkinan besar kotoran-kotoran tersebut mengendap pada bagian tersebut.
Caranya mudah, buka pop up afur dan bersihkan saringannya. Kemudian, cek bagian botol afur dan bersihkan saringan bagian bawah. Biasanya, tampungan sisa limbah kotoran menumpuk pada bagian tersebut. Lakukan hal ini setidaknya sebulan sekali untuk menghindari aliran air tersumbat.
Pop up afur wastafel GB Sanitaryware. (Dok/GB Sanitaryware)
Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan, tetapi masih terjadi penyumbatan, cara terakhir yang bisa dilakukan adalah membongkar wastafel atau saluran air. Cara ini memang cukup membuat Anda perlu mengeluarkan biaya lebih banyak untuk mengetahui penyebab sumbatan tersebut. Pastikan Anda tidak melakukannya sendiri, perlu bantuan teknisi atau tukang pipa profesional yang berpengalaman. Meski membutuhkan banyak waktu, cara ini sangat efektif untuk membantu wastafel Anda berfungsi normal kembali.
Nah, bila wastafel sudah normal kembali, hindari kebiasaan buruk yang menyebabkan terjadinya penyumbatan. Mulai dari tidak membuang sampah atau sisa makanan pada wastafel, bersihkan rambut rontok, hingga rutin membersihkan saluran wastafel. Semoga membantu, ya!
Penulis : Nathasya Elvira